Pubertas Pada Wanita Remaja


Pubertas pada anak perempuan biasanya dimulai antara usia 8 tahun hingga 13 tahun, untuk anak dengan berat badan berlebih memiliki kemungkinan lebih awal masa pubertasnya, dan bagi mereka yang  hingga usia 12 tahun belum ada pertumbuhan payudara ataupun belum mendapat haid pertama hingga usia 15 tahun perlu dikonsultasikan ke dokter.Lalu apa saja perubahan yang terjadi pada remaja perempuan?   



Tinggi Badan, Setelah mulainya pertumbuhan payudara, biasanya pertumbuhan tinggi badan menjadi lebih cepat sekitar 8 cm/ tahun (sebelum pacu tumbuh remaja perempuan tumbuh dengan kecepatan 5,5 cm/ tahun), kecepatan maksimal dicapai enam sampai 12 bulan sebelum menstruasi pertama dan bertahan beberapa bulan. Pertumbuhan tulang pada remaja perempuan yang terlihat tidak hanya tinggi badan tetapi juga pertumbuhan pada lebar panggul yang menjadikan lebar panggul menjadi lebih besar.

Berat badan, Remaja perempuan telah mencapai kira-kira 60% berat dewasa. Puncak kecepatan berat badan sekitar 8 kg/tahun (sebelumnya 2 kg/tahun). Tahap perkembangan berat badan pada anak perempuan berhubungan dengan peningkatan jaringan lemak tubuh. Selama pubertas jaringan lemak meningkat pada remaja perempuan dibandingkan dengan anak laki- laki.


Ciri seks sekunder, seperti rambut pubis dan payudara berkembang menurut Tingkat Kematangan Seksual (TKS) pada anak perempuan. Rambut pubis mulai tumbuh  dengan sedikit pigmen (stadium TKS 2) hingga akhirnya membentuk segitiga seperti dewasa, dan menyebar ke paha bagian dalam (Stadium TKS 5). Sedangkan payudara dimulai dari terabanya penonjolan pada putting susu (stadium TKS 2) hingga bentuk dewasa dimana puting susu  akan berwarna lebih coklat (stadium TKS 5). Selain itu pembentukan saluran dan duktus untuk  penyimpanan dan penyaluran ASI di payudara terjadi pada masa pubertas. Adapun ciri seks sekunder yang lain adalah rambut ketiak, yang tumbuh mendahului rambut pubis.

Menstruasi Haid atau menstruasi pertama biasanya akan dialami sekitar 2 tahun setelah ada perkembangan organ seks sekunder seperti  payudara, maupun rambut di pubis. Haid merupakan masa dimana luruhnya dinding rahim karena tidak terjadinya pembuahan/kehamilan. Siklus terjadinya haid antara 21-35 hari, rata-rata 28 hari. Lainnya yaitu gigi geligi, gigi geraham ke dua tetap, mulai tumbuh biasanya pada rata-rata umur 11-13 tahun.    

Keputihan Keputihan merupakan cairan yang keluar dari vagina seperti lendir berwarna agak keputihan, tidak berbau, cairan ini akan terasa lebih banyak ketika akan memasuki masa menstruasi. Keputihan akan bersifat abnormal jika ditemukan berwarna hijau, ataupun keabuan disertai bau yang tidak sedap.

Bau Badan Pada masa pubertas, kelenjar keringat lebih aktif bekerja sehingga remaja akan menghasilkan keringat lebih banyak dibandingkan saat masa anak-anak. Namun yang ditakutkan dari para remaja ialah bau badan. Bau badan tak sedap sering terjadi di daerah ketiak dan disebabkan karena adanya bakteri yang bertengger di daerah tersebut. Mandi yang teratur, bersih dan penggunaan deodorant dapat membantu mengurangi bau tak sedap.

Jerawat Perubahan yang satu ini memang cukup menjadi sumber masalah bagi para remaja perempuan. Jerawat timbul karena adanya sumbatan pada kelenjar minyak yang dapat disertai infeksi. Hal ini terjadi karena masalah hormon yang meningkatkan produksi minyak/sebum pada wajah. Pencegahan dapat dilakukan dengan rajin mencuci muka, penggunaan pelembab yang bersifat bebas minyak / oil-free .

sumber : TanyaDok.com
-------------------------------------------

Baca juga : Gizi untuk Gadis yang Mulai Pubertas




Tidak ada komentar:

Posting Komentar